Ringankan Service Khalayak, Ganjar Terima Penghargaan Reformasi Birokrasi dari Kemenpan RB

Ringankan Service Khalayak, Ganjar Terima Penghargaan Reformasi Birokrasi dari Kemenpan RB

Gubernur Jawa tengah (Jawa tengah) Ganjar Pranowo terima penghargaan peningkatan index reformasi birokrasi dari tingkat BB ke tingkat A oleh Kementerian Pemberdayaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menpan RB, Abdullah Azwar Anas di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

Selesai terima penghargaan, Ganjar mengucapkan terima kasih ke Kemenpan RB atas animo yang dikasih ke Pemerintahan Propinsi (Pemerintah provinsi) Jawa tengah. Ganjar memperjelas, semua barisan Pemerintah provinsi Jawa tengah berusaha memberi servis yang gampang ke warga.

“Semua lembaga kita, khususnya OPD-OPD itu, dinas-dinas itu, tubuh-badan semua, supaya saat bertemu dengan rakyat langsung, ringankan service mereka,” kata Ganjar,

Semenjak pimpin Jawa tengah pada 2013 lalu, Ganjar lakukan beberapa dobrakan berkaitan servis khalayak, terutamanya dalam memberi respon laporan dari warga. Satu diantaranya lewat banyak saluran seperti program Melapor Gub, sosmed, SMS, Whatsapp, telephone, bertemu muka dan saluran lain.

Lewat dobrakan itu, Ganjar menyebutkan faksinya terus berusaha mempermudah birokrasi supaya warga makin memperoleh service paling mudah. Dengan demikian, masalah warga, kenaikan investasi, dan pengurangan kemiskinan dapat dioptimalkan.

“Ada satu sasaran kembali untuk dapat ganda A, jadi AA. Baru Jogja yang dapat capai nilai ini. Kita perlu belajar dari lain tempat supaya kita dapat melakukan. Tetapi pokoknya birokrasinya perlu direform dan servicenya perlu lebih bagus,” kata Ganjar.

Sasaran
Ganjar menerangkan, sasaran itu sudah berjalan pada Jawa tengah dengan membuat beberapa puluh Mal Servis Khalayak (MPP). Ganjar menarget 100 % dari 35 Kabupaten/Kota se-Jateng mempunyai MPP sendiri.

“Karena itu saya meminta semua Jawa tengah yang tidak ada Mal Servis Khalayak, selekasnya buat, itu tidak susah dan cuma perlu ingin untuk lakukan itu,” kata Ganjar.

Selama ini, Jawa tengah sudah mempunyai 22 MPP yang menyebar di beberapa daerah. Salah satunya MPP Pemerintah provinsi Jawa tengah, Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Kota Surakarta, Karanganyar, dan Kota Salatiga.

Selanjutnya Kota Magelang, Kota Semarang, Kendal, Kudus, Jepara, Pati, Blora, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Grobogan, Klaten, Brebes, Rembang, dan Cilacap.

Check Also

24 KK Tergusur Project Sodetan Kali Ciliwung, Dipindah ke Rusun dengan Pola Sewa

24 KK Tergusur Project Sodetan Kali Ciliwung, Dipindah ke Rusun dengan Pola Sewa Pemerintah provinsi …