Pemerintah kota Depok Meminta Kontribusi Pemerintahan Pusat masalah Penyediaan Alat Penyaring Sampah Rumah Tangga

Pemerintah kota Depok Meminta Kontribusi Pemerintahan Pusat masalah Penyediaan Alat Penyaring Sampah Rumah Tangga

Pemerintahan Kota Depok terima delegasi Pemerintahan Laos dalam pengendalian sampah rumah tangga di Instalasi Pengendalian Sampah Terintegrasi (IPLT) Kota Depok. Pada tatap muka itu, Pemerintahan Kota Depok mengaku masih kekurangan alat penyaring sampah.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menjelaskan, kehadiran delegasi Pemerintahan Laos mengangsu pengetahuan pengendalian sampah, sebagai pemilihan dari Bappenas dan Kementerian PUPR. Kota Depok jadi kota ke-2 terbaik di Indonesia pada pengendalian sampah rumah tangga.

“Kota Depok jadi yang ke-2 , pertama Bali, karena di Bali alatnya lebih bagus meskipun sama memakai alat kekinian,” tutur Idris.

Idris menerangkan, Pemerintahan Kota Depok dalam membuat pengendalian sampah rumah tangga memakai alat kekinian memakai bujet APBD. Hal tersebut berlainan dengan Bali yang dipandang penyediaan pengendalian sampah memperoleh kontribusi dari Pemerintahan Pusat.

“Jika Bali ditolong pemerintahan pusat duitnya gedean, kita memang dari APBD ada banyak kekurangan,” terang Idris.

Alat Penyaring Sampah

Kekurangan pengendalian sampah pada IPLT Kota Depok, yaitu keperluan alat penyaring sampah. Alat itu nanti memfiltrasi sampah yang berasal kendaraan pengangkut saat sebelum ditempatkan ke kolam.

“Jika saat ini penyaringnya tidak ada, mudah-mudahan Pemerintahan bisa membagikan uangnya dari Bappenas atau Kementerian PUPR untuk Kota Depok untuk beli penyaring, murah kok hanya Rp600 juta,” sebut Idris.

Idris mengutarakan, pengendalian sampah di IPLT memerlukan alat penyaring sekitar empat alat. Karena ada alat itu sampah tidak tercampur ke kolam pengendalian sampah, hingga airnya semakin lebih bersih.

“Kelak airnya semakin lebih jernih kembali yang dari kolam tiga,” ungkapkan Idris.

Koreksi Perda

Pemerintahan Kota Depok melakukan koreksi Perda berkaitan pengendalian sampah di Kota Depok. Sekarang ini sedang dilaksanakan pengkajian untuk mengoreksi beberapa Perda berkaitan pengendalian sampah.

“Memang banyak terutamanya septictank yang perlu diangkut ke IPLT,” tandas Idris.

Check Also

24 KK Tergusur Project Sodetan Kali Ciliwung, Dipindah ke Rusun dengan Pola Sewa

24 KK Tergusur Project Sodetan Kali Ciliwung, Dipindah ke Rusun dengan Pola Sewa Pemerintah provinsi …