Melengkapi Berkas Kasus Teddy Minahasa, Polda Metro Jaya: Penyidik Masih Punyai Waktu

Melengkapi Berkas Kasus Teddy Minahasa, Polda Metro Jaya: Penyidik Masih Punyai Waktu

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya masih lengkapi berkas kasus terdakwa kasus narkoba Irjen Teddy Minahasa alias TM. Sesudah berkas lengkap, kasus ini akan diteruskan ke tahapan 1 dan tahapan 2.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan penyidik masih mempunyai waktu untuk lengkapi berkas itu karena Teddy ditahan sepanjang 20 hari di Rutan Polda Metro.

“Saat ini jika tidak salah hari kedelapan atau 9,” tutur Zulpan di kantornya.

Sama nasib dengan mantan Kapolda Sumatera Barat itu, 10 terdakwa lain masih tetap menanti kelengkapan berkas untuk disidangkan.

“Semua sudah kita bereskan. Keadaannya baik saja, ya. Tinggal permasalahan waktu pemberkasan saja ya,” tutur Zulpan.

Mantan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa ditahan di Rumah Tahanan Dirnarkoba Polda Metro Jaya semenjak 24 Oktober 2022. Teddy diperhitungkan memerintah mantan Kapolres Bukittinggi Ajun Komisaris Besar Dody Prawiranegara untuk mengganti beberapa dari tanda bukti 41,4 kg sabu sebesar Rp 62,1 miliar.

Berdasar pernyataan AKBP Dody, dia diperintah oleh Teddy untuk mengganti 5 kg sabu itu dengan tawas. “Itu perintah Pak TM. Di saat saya menemani klien kami di-BAP semua menerangkan semacam itu dan ada pada chat,” kata kuasa hukum Dody Prawiranegara, Adriel Viari Purba, di Polda Metro Jaya.

Sangkaan penukaran sabu dengan tawas itu terjadi saat Dody menjabat sebagai Kapolres Bukittinggi sekalian bawahan dari Teddy yang menjabat Kapolda Sumatera Barat.

Adriel menjelaskan, Teddy Minahasa diperhitungkan memerintah Dody mengganti sabu dengan tawas melalui pesan singkat. “‘Mas ganti sabu dengan tawas, seperempat’,” kata Adriel tirukan pesan Teddy ke Dody.

 

Check Also

OJK: Kredit Perbankan Masih Tumbuh 11 % Jadi Rp 6.274,9 Triliun

OJK: Kredit Perbankan Masih Tumbuh 11 % Jadi Rp 6.274,9 Triliun Otoritas Jasa Keuangan atau …