Malam Tahun Baru, Transjakarta Masih tetap Bekerja 24 jam

Malam Tahun Baru, Transjakarta Masih tetap Bekerja 24 jam

Transjakarta tetap bekerja sepanjang 24 jam di waktu malam tahun baru kelak. Rekonsilasi rute akan dilaksanakan dengan menyimak keadaan di atas lapangan saat pemerlakukan car free night di Jalan Sudirman-Thamrin.

“Kami akan monitor, mengusahakan service TransJakarta masih tetap bekerja normal,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta.

Car free night atau bebas kendaraan motor akan diterapkan di Jalan Sudirman-Thamrin pada malan tahun baru memulai jam 20.00 sampai 02.00 WIB.

Bila sepanjang masa itu terlihat kepadatan pengunjung di tujuh sampai sembilan titik, karena itu Dishub akan lakukan peralihan rute khusus koridor 1 Block M-Kota persisnya di Jalan Sudirman-Thamrin.

Rekonsilasi rute itu yaitu dari arah utara, di Jalan Hayam Wuruk melewati Halte Serasi akan diarahkan ke kanan di Jalan Suryopranoto-Jalan Balikpapan lewat Jalan Caringin selanjutnya Tomang ke kiri-Jalan S Parman-Jalan Gatot Subroto-Semanggi langsung ke Jalan Sudirman ke arah Block M, demikian pula arah kebalikannya.

“Yang dari arah Block M atau Bundaran HI susah dijangkau bis TransJakarta ini akan diarahkan ke rute barusan kebalikannya tetapi pasti itu keadaanonal,” ucapnya.

Dan service Model Raya Terintegrasi (MRT) Jakarta, lanjut ia, bekerja sampai jam 02.00 WIB.

“Untuk MRT di bawah tanah pasti tidak ada masalah . Maka, warga misalnya yang dari arah selatan dapat di Stasiun ASEAN, selanjutnya dapat meneruskan dengan service MRT untuk sampai ke kawasan Bundaran HI atau di Sudirman-Thamrin,” ucapnya.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta mengaplikasikan tujuh lokasi perayaan malam tahun baru untuk mengurai kepadatan pengunjung supaya tidak menimbun di satu titik.

Adapun tujuh lokasi itu yaitu puncak kegiatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Thamrin 10 di Jakarta Pusat, Kantor Wali Kota Jakarta Utara dan Jakarta Barat, Setu Babakan di Jakarta Selatan, Old Shanghai di Jakarta Timur dan Pulau Untung Jawa di Pulau Seribu.

Scroll to Top